
BOGORTODAY.COM – Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor melakukan inspeksi mendadak pada hari kedua Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 1 Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (16/7/2024).
Wakil ketua komisi IV, Ridwan Muhibi, menjelaskan bahwa inspeksi tersebut bertujuan untuk memberikan arahan kepada pihak sekolah agar terus menerapkan sistem pendidikan yang baik dan melarang adanya pungutan untuk biaya daftar ulang.
“Dari peninjauan yang kami lakukan, terdata ada 696 siswa yang sudah mendaftar ulang dan masih ada empat siswa yang belum melakukannya,” ujar Ridwan.
Ridwan juga menegaskan agar pihak sekolah tidak melakukan pungutan dalam bentuk apapun dan memastikan tidak ada kecurangan yang terjadi.
“Tadi sudah dikoordinasikan bahwa pembelian seragam hanya berupa baju batik dan kaos, itupun dilakukan di koperasi sekolah. Kami pastikan tidak ada kecurangan,” tambahnya.
Sementara itu, anggota komisi IV, Hasan Haikal Thalib, menyatakan bahwa pihaknya akan terus mengawasi dan memberikan perhatian terhadap kemungkinan adanya kecurangan di SMP di wilayah Kabupaten Bogor, khususnya.
Ia juga menegaskan bahwa jika ditemukan adanya pungutan terhadap siswa dan terbukti, pihaknya akan segera memberikan sanksi tanpa ragu.
“Kami melihat semuanya telah berjalan sesuai dengan regulasi yang ada,” tegasnya.
Hasan juga siap menerima keluhan masyarakat dan meminta mereka untuk datang ke kantor DPRD Kabupaten Bogor jika ada masalah.
“Silakan datang ke kantor kami, DPRD Kabupaten Bogor. Kami dari Komisi IV yang mengurus sektor pendidikan, siap menerima keluhan masyarakat,” ujar Haikal.
Haikal menambahkan bahwa Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor akan terus melakukan inspeksi ke lapangan untuk memastikan tidak ada pungutan biaya apapun di sekolah-sekolah.
“Kemarin kami sudah menegaskan kepada kepala sekolah bahwa tidak ada pungutan sekolah, dan kami akan langsung terjun ke lapangan untuk memastikannya di SMP-SMP di Kabupaten Bogor,” tambahnya. (cr2)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















