Fenomena Suhu Udara Dingin yang Terjadi di Indonesia, Ternyata Ini Penyebabnya

Bumi mengalami Aphelion karena orbitnya berbentuk elips, bukan lingkaran sempurna.

Menurut Kirby Runyon, ahli geologi planet dari Planetary Science Institute, semua planet di tata surya bergerak dalam orbit elips mengelilingi Matahari, bukan lingkaran sempurna.

Pada saat Aphelion, Bumi berada lebih jauh dari Matahari, sehingga indikator radiasi matahari seperti jumlah bintik matahari cenderung membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai Bumi.

BACA JUGA :  Atap Pelana: Desain Klasik yang Fungsional dan Hemat Biaya untuk Hunian

Jarak Bumi dari Matahari berubah selama siklus Aphelion dan Perihelion, tapi hal ini tidak secara langsung menentukan musim yang kita alami.

Cuaca dingin yang terjadi saat ini pada tahun 2024 disebabkan oleh angin monsun Australia, yang membawa udara dingin dari benua Australia ke Indonesia.

Hal ini tidak ada hubungannya dengan fenomena Aphelion yang sedang ramai diperbincangkan di media sosial.

BACA JUGA :  Waspada Bahaya Tawon dan Cara Ampuh Mengusirnya dari Rumah

Monsun Australia bergerak melalui Samudra Hindia, di mana suhu permukaan laut lebih rendah, dan fenomena ini diperkirakan akan terus berlanjut hingga akhir musim kemarau.

Inilah sebabnya mengapa suhu di Indonesia di selatan khatulistiwa akan lebih dingin.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================