
“Pemadam datang sekitar pukul 23.40 dari unit sektor Citeureup, beberapa lagi datang dari Indocement, ada tiga unit, dan yang terakhir dari Cibinong. Namun dalam waktu 30 menit atau 25 menit alhamdulillah sudah padam,” jelas Dimas.
Akibat kebakaran tersebut, pemilik lapak rongsokan mengalami kerugian besar yang mencapai ratusan juta rupiah karena lapak dan barang-barang yang dimiliki habis dilalap api.
“Kerugiannya, kalau mesin giling yang saya tahu itu bisa sampai ratusan atau puluhan juta. Satu lapak habis, mesinnya hangus, dan beberapa barang yang sudah mereka produksi habis karena api cepat sekali menyebar,” tambahnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut dan pemukiman warga lainnya tidak terkena imbas dari kebakaran itu.
“Alhamdulillah tidak ada yang kena pemukiman, cuma kalau dari kerugian ya hanya lapak ini saja, karena mesin gilingnya ini kan mahal, hangus terbakar,” pungkas Dimas. (cr2)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















