
Dengan adanya korban para pelaku dari kalangan pelajar, program ke depan dipandang perlu untuk membuat MOU dengan seluruh perguruan tinggi. Sehingga, menjadi peduli dengan ancaman yang ada.
Pun Syarifah berharap bisa berbagi pengalaman dalam mengenali pola-pola terkait peredaran dan penyaluran narkoba sehingga bisa dipelajari dan menjadi bahan dalam mengidentifikasi.
“Dan terbangun benteng dalam wujud daya tahan, daya tangkap dan daya tangkal yang mampu membentengi diri untuk tidak tergoda terhadap ajakan-ajakan mengkonsumsi atau mengedarkan barang haram tersebut,” ungkap Syarifah.
Kabag Kemasyarakatan Setda Kota Bogor, Abdul Wahid menerangkan banyaknya peredaran narkoba tidak serta merta menjadi tanggung jawab polri maupun TNI, melainkan tanggung jawab bersama dalam wujud partisipasi aktif dari organisasi kemasyarakatan.
“Masyarakat bergerak bersama melawan narkoba mewujudkan kelurahan bebas narkoba dan membagun komitmen bersama dalam menjaga lingkungan kelurahan agar terbebas dari penyalahgunaan narkoba,” kata Abdul
Tujuan lain dari Rakor ini adalah untuk membahas rencana dan program-program Kelurahan Bersinar yang dapat dilaksanakan pada setiap kelurahan, mulai hari ini hingga ke depan nanti.
Turut hadir, Kepala Bagian Operasional Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polresta Bogor Kota, Iptu Siska Debora, dr. Ayi Sri Kartika dari RS Marzoeki Mahdi dan pihak terkait lainnya hadir selaku narasumber yang memberikan materi.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















