Kebakaran Hanguskan Kandang Isi 24 Ribu Bibit Ayam di Banyumas

Kebakaran Hanguskan Kandang Isi 24 Ribu Bibit Ayam di Banyumas(Dok Damkar Banyumas)

BOGORTODAY.COM – Telah terjadi insiden kebakaran menghanguskan kandang ayam di Desa Sunyalangu, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas. Dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa, namun puluhan ribu bibit ayam yang baru diisi mati terpanggang.

Kejadian ini awal mula diketahui oleh pemilik bernama Suparno sekitar pukul 11.15 WIB. Hal itu dikatakan Kepala UPT Damkar Kabupaten Banyumas, Andaru Budilaksono.

“Sekitar pukul 11.15 WIB, (pemilik) sedang duduk di ruang tamu, lalu mendengar letupan di kandang ayam. Setelah dicek ternyata sudah terdapat penyalaan api di bagian tengah atas kandang ayam,” kata Ndaru, Kamis (25/7/2024) malam.

BACA JUGA :  Peringati HJB 544, Pengcab IMI Kabupaten Bogor Ajak Ratusan Peserta Telusuri Jejak Ipik Gandamana

Melihat kejadian tersebut, pemilik panik dan berteriak minta tolong kepada warga sekitar. Ia kemudian berusaha memadamkan dengan alat seadanya dan menghubungi petugas damkar.

“Pemilik lalu berteriak dan berupaya memadamkan dengan alat seadanya lalu salah seorang perangkat menelpon salah satu anggota damkar (Ruwanto). Selanjutnya diteruskan ke Damkar induk setelah menerima telpon 2 unit dari kantor induk dan 1 pos Kembaran menuju TKP,” terangnya.

Ndaru menyebut usai mendapat laporan tersebut petugas langsung menuju ke TKP dan sampai pada pukul 11.50 WIB. Karena kondisi kandang didominasi oleh bahan yang mudah terbakar sehingga cukup menyulitkan proses pemadaman.

BACA JUGA :  Satu Rumah Ludes Terbakar di Ciampea, Tidak Ada Korban Jiwa

“Api baru bisa dipadamkan pada pukul 14.00 WIB. Kendaraan yang terlibat ada 3 mobil pemadam kebakaran dibantu dengan unsur TNI-Polri, PLN, Tagana dan PMI” jelasnya.

Ndaru mengungkapkan, kebakaran diduga karena korsleting di kandang ayam.

“Penyebab kejadian diduga korsleting listrik. Kerugian kurang lebih Rp 1,3 miliar. Dari keterangan pemilik kandang baru diisi 24 ribu ayam kecil (bibit),” pungkasnya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================