
“Rancangan teknokratik RPJMD ini merupakan salah satu indikator kesiapan Pemkab Bogor dalam rangka menyukseskan Pilkada 2024. Manakala tidak bisa menyiapkan rancangan teknokratik ini, maka calon-calon kepala daerah yang akan berkontestasi nanti tidak akan memiliki rujukan yang sama, masing-masing bergerak dengan cara berpikirnya sendiri,” jelas Asmawa.
Asmawa mengungkapkan, tentu tidak hanya sekedar menyiapkan narasi saja, tetapi yang paling penting kita bisa menyajikan, menyiapkan data dan informasi terkait dengan hasil-hasil pembangunan yang sudah kita laksanakan selama ini. Penyusunan rancangan teknokratik RPJMD ini menjadi momentum bagi kita untuk melakukan lompatan yang lebih tinggi lagi.
“Saya juga beri penekanan kepada seluruh perangkat daerah agar memastikan kembali terkait validitas data yang ada di dokumen rancangan teknokratik tersebut. Karena kalau data dasarnya salah, maka saya yakin kebijakannya pun tidak akan sesuai,” ungkap Pj. Bupati Bogor, Asmawa Tosepu. (* / Gistin Iliyyin)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















