
Di tempat yang sama, Kepala Disperumkim Kota Bogor, Rr Juniarti Estiningsih mengatakan, kondisi alun-alun hari ini sangat memprihatinkan karena pengunjung yang setiap harinya mencapai lima ribu orang ini belum memiliki rasa memiliki terhadap alun-alun.
Para pengunjung masih membuang sampah sembarangan dan tidak menjaga fasilitas yang ada, termasuk banyak tanaman yang rusak dan mati.
“Setelah nanti alun-alun dibuka lagi, pihaknya akan melakukan penataan terkait akses masuk alun-alun,” kata dia.
Sebagai informasi, dalam rapat koordinasi ini Sekda turut mengundang beberapa pihak yang terdampak. Sebut saja, DKM Masjid Agung mengingat akses masuk dari alun-alun ke Masjid Agung akan ikut ditutup.
Mengundang pula PT. KAI untuk mendiskusikan akses masuk penumpang KRL, berdiskusi dengan Polresta Bogor Kota karena lokasi alun-alun tepat di depan Mako Polresta dan berdiskusi dengan Dishub Kota Bogor terkait arus lalu lintas yang mungkin saja berubah.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















