
Kemudian, lanjut Jaro Ade, harga sembako yang relatif murah dan terjangka, otomatis masyarakat mulai dari golongan menengah ke bawah akan berbondong – bondong balnja ke pasar.
“Untuk harga sembako, tentunya harus ada pengawasan serius dari pihak pemerintah dalam hal ini PD Pasar, sehingga tidak ada lagi permainan harga apalagi menjelang hari – hari besar keagamaan,” ucap Jaro Ade.
Jaro Ade pun berujar, jika dirinya terpilih menjadi bupati Bogor, tata kelola seluruh pasar di Kabupaten Bogor harus dilakukan perbaikan secara konkrit. Dizaman seraba digitalisasi pasar konfensional tikak mudah bersaing jika kondisi pasar masih kumuh dan kotor.
“Jika saya lihat, hari ini masih banyak masyarakat yang berbelanja langsung ke pasar, namun apa yang dikeluhkan masyasrakat soal pasar yang becek dan kotor masih ada. Bagaimana pembeli nyaman berbelanja ke pasar jika pasarnya masih seperti itu,” tutur Jaro Ade.
“Ini tugas pengelola pasar untuk membuat nyaman, aman, sehingga masyarakat pun tidak ragu berbelanja ke pasar. Jangan sampai masyarakat meninggalkan pasar dan lebih memilih belanja sembako di mall,” pungkasnya. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















