
Sementara itu, Ketua DPD Nasdem Kabupaten Bogor, Friedrich M Rumintjap Didampingi anggota DPR RI terpilih, Asep Wahyu (AW) memgatakan, pertemuan lanjutan anatara Nasdem dengan Golkar ini semakin mengkristal mengusung Jaro Ade sebagai calon bupati Bogor 2024.
“Kami mengapresiasi kang Jaro Ade yang sudah mendapatkan surat tugas dari DPP Golkar, kalau Nasdem saat ini belum mengeluarkan surat rekomendasi,” kata AW.
Bagi Nasdem, lanjut AW, calon yang akan mendapatkan surat rekomendasi dari Nasdem sosoknya bukan hanya memiliki popularitas dan elektabilitas yang tingga, namun betul – betul orang yang paham dengan kondisi Kabupaten Bogor.
“Kang Jaro Ade bukan politisi yang baru lahir setahun dua tahun, tapi karirinya dimulai sejak beliau menjabat sebagai kepala desa pada tahun 2008 lalu hingga menjadi ketua DPRD Kabupaten Bogor 2016,” paparnya.
Terpisah, Wasekjen DPP Golkar, Samsul Hidayat menegaskan, pasca mengundurkan diri Ketum DPP Golkar Airlangga Hartarto tidak mempengaruhi pencalonan Jaro Ade sebagai calon bupati Bogor dari Partai Golkar.
“Saya tegaskan, meski kondisi ditingkat DPP Golkar sedang tidak baik – baik saja, namun tidak ada rombak – merombak terkait surat tugas pak Jaro Ade sebagai calon bupati Bogor dari partai Golkar,” kata Samsul. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















