Kabupaten Bogor Sudah UHC, BPJS Kesehatan Ajak Sama-Sama Pertahankan

“Dimana selain tatap muka ada pula layanan non tatap muka. Harapannya seluruh peserta JKN di Kabupaten Bogor yang sudah terdata mereka juga aktif kepesertaannya artinya mereka tidak punya tunggakan,” ujar Betty.

Betty mengungkapkan, dengan luasnya wilayah Kabupaten Bogor, tidak mungkin semua harus dilayani di kantor kami, oleh karena itu BPJS Kesehatan punya kanal-kanal layanan non tatap muka, seperti aplikasi mobile JKN, Pandawa, call center 165. Ini akan memberikan kemudahan untuk peserta, artinya tidak ada lagi peserta yang sulit melakukan pendaftaran, perubahan data, ataupun pengaduan.

BACA JUGA :  Pemkab Bogor Turun Tangan Atasi Sampah Kali Baru, Normalisasi Aliran Sungai Berlangsung Bertahap

“Yang paling kami harapkan adalah memastikan administrasi kepesertaannya sudah sesuai dengan data kependudukan. Jadi kalau belum punya NIK harus buat, yang belum punya Kartu Keluarga maka harus buat juga, dan jika ada perubahan data kependudukan harus dilaporkan ke kami,” ungkap Betty Parapat. (* / Gistin Iliyyin)

BACA JUGA :  Jaro Ade Tinjau Lahan PSEL Galuga, Rencana Groundbreking Awal Agustus 2026

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================