
“Setelah menerima laporan, petugas kepolisian bersama tenaga medis dari Puskesmas setempat kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta visum luar,” jelasnya.
Saat ditemukan, korban mengenakan sarung warna hijau dan memakai baju hem warna hitam. Hasil visum luar, tandas Andi, menunjukkan tidak adanya tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.
“Darah yang keluar dari telinga korban diduga disebabkan oleh penggunaan headset yang terlalu lama,” terang Andi.
Informasi yang diperoleh polisi, sebelum ditemukan tewas, ada saksi warga yang melihat korban bermain handphone di TKP. Pada Rabu dini hari sekira pukul 1 dini hari, papar Andi, kakak kandung korban juga mengaku masih bermain game online bersama korban.
“Keluarga korban tidak menuntut kematian korban dengan disertai membuat surat pernyataan yang diketahui oleh kades,” pungkasnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















