Diduga Dikeroyok Gangster, Remaja di Surabaya Tewas

Ilustrasi pengeroyokan

BOGORTODAY.COM – Nasib malang dialami seorang remaja asal Benowo, Surabaya Alfian Teguh Saputra (20) yang tewas diduga akibat serangan gangster di kawasan Citraland. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (11/8) dini hari.

Setelah menjalani perawatan selama tiga hari pascakejadian di Rumah Sakit Soewandhie, Alfian pun meninggal dunia. Perwakilan keluarga korban, Ashari menceritakan kronologi yang menimpa Alfian.

Saat itu baru saja pulang ngopi bersama dengan 3 teman lainnya yang bernama David, Doni dan Rivaldo. Mereka berempat melintas di jalan Taman Puspa Raya, Citraland. Hal itu dikatakan Ashari.

Di lokasi itulah ia menyebut ada 9 pelaku yang mengendarai 3 motor. Mereka meneriaki dan menyerang Alfian serta teman-temannya.

“Kalau dari ceritanya David, Alfian ini boncengan sama David lalu Doni sama Rivaldo. Nah saat diteriaki, Doni dan Rivaldo berhasil lolos dari kejaran para pelaku,” kata Ashari, Senin (19/8/2024).

BACA JUGA :  DPRD Kota Bogor Cecar Sekda Soal Data Desil Bansos: Banyak Warga Mampu Malah Masuk Data Rendah

Ashari melanjutkan namun Alfian dan David terjebak. Saat itu motor Yamaha Mio J nopol L 5866 AAY yang mereka kendarai hilang keseimbangan. Akibat terus ditendang para pelaku.

Motor yang dikendarai Alfian lalu oleng kemudian menabrak tiang rambu yang berada tepat di seberang pasar modern Citraland hingga terjatuh. Saat itulah, David dan Alfian dipukuli oleh pelaku dengan membabi buta.

“Alfian kemudian tidak sadarkan diri. Kepala bagian belakangnya terluka dan mengucurkan darah. Selain itu Alfian juga mengalami luka di bagian pelipis, mata kiri, dan rahang. Sedangkan David mengalami patah tulang tangan bagian kiri,” jelas Ashari.

Ashari juga menyebut saat kejadian itu barang-barang milik keponakannya tidak ada yang diambil oleh pelaku. Sementara HP milik David dirampas pelaku.

BACA JUGA :  Hindari Kebiasaan Ini agar AC di Rumah Tidak Cepat Rusak

Alfian pun kemudian dibawa ke RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH) oleh sekuriti Citraland. Petugas Citraland saat itu juga mendatangi rumah korban dan memberitahu pihak keluarga.

“Di RSUD BDH, kondisi Alfian terus menurun. Akhirnya dirujuk ke RS Soewandhie dengan alasan dibutuhkan operasi bedah saraf. Meninggalnya tanggal 14 Agustus 2024 di RS Soewandhie,” tukas Ashari.

Atas kejadian yang menimpa keponakannya tersebut, Ashari sudah melaporkannya ke Polsek Lakarsantri dan mengharapkan keadilan. Laporan itu telah terdaftar dengan LP: B/31/VIII/2024/SPKT/POLSEK LAKARSANTRI/POLRESTABES SURABAYA/POLDA JAWA TIMUR tertanggal 11 Agustus 2024.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================