
Dia mengatakan, warga sekitar lokasi kejadian sudah memberitahukan ada kereta api yang akan lewat kepada para pengendara.
“Tapi, kemungkinan korban tidak dengar. Yang satu itu (yang dibonceng) kayaknya sudah tidak ada nyawa, keluar darah dari hidung, mulut, benturan keras dari kepala,” ujar Mustofa.
Manager Humas Daop 2 Bandung, Ayep Hanapi mengatakan, PT KAI mengajak seluruh pengguna jalan untuk bersama-sama menaati rambu-rambu yang ada serta lebih waspada saat akan melintasi perlintasan sebidang kereta api.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















