
“Akhirnya korban nggak ketolong dan meninggal dunia. Sekarang jenazah korban masih berada di ruang jenazah RS BMC. Rencananya, pihak keluarga akan membawa korban ke RSUD Kramat Jati, Jakarta untuk dilakukan autopsi,” ujar Riki.
Kasi Kesiswaan dan Manajemen SMP Disdik Kabupaten Sukabumi, Devi Indra Kusumah mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada jam sepulang sekolah dan korban biasa berjalan kaki saat akan pulang ke rumahnya.
“Memang itu jalur pulang almarhum sehari-hari di situ. Kemudian bergerombol mau pulang biasa anak sekolah barengan lah biasa ngabring jalan kaki. Kemudian di situ ada anak-anak yang dari sekolah swasta Mts. Setelah itu memang kejadiannya anak itu lari terus dibacok dari belakang. Bukan tawuran,” ujar Devi.
Devi menambahkan, korban merupakan siswa yang baik dan tidak mempunyai rekam jejak tawuran ataupun bolos belajar. Saat ini Dinas Pendidikan fokus pada penanganan korban yang akan diautopsi dan kasusnya sudah ditangani aparat kepolisian.
“Kalau untuk anak pelaku ini sudah menjadi ranah hukum sudah ditangani sama Polres. Belum ada yang ditangkap tapi identitas sudah diketahui,” ujar Devi.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















