
Ia menekankan pentingnya pelaksanaan tes ini bagi para bakal pasangan calon, bukan hanya untuk kondisi kesehatan saat ini tetapi juga untuk menilai kondisi kesehatan mereka selama lima tahun ke depan.
“Kami melakukan berbagai tes untuk memastikan bahwa para kandidat tetap sehat dan mampu memimpin selama lima tahun ke depan,” jelasnya.
Direktur RSUD Kota Bogor, dr. H. Ilham Chaidir, menambahkan bahwa para bakal paslon sebelumnya telah menjalani puasa sejak sehari sebelum pemeriksaan, serta melakukan tes darah dan berbagai pemeriksaan lainnya. Setelah tes urine dilakukan, para paslon baru diizinkan untuk makan.
“Semoga hasil pemeriksaan ini memberikan hasil yang optimal dan berkualitas, serta memastikan bahwa semua paslon layak memimpin Kota Bogor,” ujarnya.
Ketua KPU Kota Bogor, Muhamad Habibi Zaenal, mengatakan bahwa tes kesehatan ini merupakan bagian dari tahapan lanjutan pendaftaran bakal paslon untuk Pilkada 2024. Ia juga menyebutkan bahwa jika ada calon yang tidak lolos tes kesehatan, mereka memiliki kesempatan untuk memperbaiki atau mengganti calon selama masa perbaikan sebelum penetapan pasangan calon.
“Kami menyerahkan seluruh proses teknis pemeriksaan kepada tim medis, dengan harapan semuanya berjalan lancar dan menghasilkan kandidat yang berkualitas,” tutupnya. (cr2)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














