Diduga Hendak Tawuran, Polisi Ciduk 7 Remaja di Cilacap

Dok. Polresta Cilacap

BOGORTODAY.COM – Sebanyak tujuh remaja diamankan Tim Patroli Presisi Polresta Cilacap, yang diduga hendak melakukan tawuran di wilayah Kecamatan Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap, pada Minggu (1/9/2024), sekitar pukul 03.00 WIB.

Kasi Humas Ipda Galih Soecahyo mengatakan, polisi juga menyita beberapa senjata tajam (sajam) yang merek bawa.

“Kita mengamankan sebanyak tujuh orang yang diduga akan melakukan tawuran di Pelabuhan Penyeberangan Seleko, Kecamatan Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap,” katanya, Minggu (1/9/2024).

Saat itu, polisi mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada segerombolan anak melintas di sekitar kawasan Pelabuhan Seleko.

BACA JUGA :  Kehabisan Obat, ODGJ di Cariu Bacok Tetangga

“Ketujuh remaja itu berhasil diamankan berikut senjata tajam yang dibawa. Polisi langsung menggiring mereka ke Mapolresta Cilacap untuk pemeriksaan lebih lanjut, termasuk mendata mereka yang membawa sajam,” terangnya.

Dari kejadian tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa 2 sajam jenis clurit, 1 sajam jenis golok, 1 buah petasan, serta 5 unit sepeda motor yang mereka gunakan. Polisi akan memberikan pembinaan, kemudian memanggil orang tua masing-masing.

BACA JUGA :  Momen HJB ke-544, Jaro Ade dan Pengcab IMI Kabupaten Bogor Susuri Jejak Raden Ipik dari Jasinga hingga Malasari

“Kami tegas mengimbau para orangtua pentingnya pengawasan dan pembatasan penggunaan Teknologi Informasi. Kepada para pelajar maupun remaja berhenti melakukan aksi tawuran. Jika terbukti ada pasal yang dilanggar, maka pidana menanti,” pungkasnya.

Saat ini ketujuh remaja tersebut masih berada di kantor polisi untuk mendapatkan pembinaan sambil menunggu kedatangan para orang tua.

“Masih diamankan di Sabara, informasinya masih dibina dan dipanggil orang tuanya,” ujar Galih.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================