BOGORTODAY.COM – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Bogor, Jawa Barat menyebabkan bangunan di Cimayang, Pamijahan ambruk hingga menimpa sejumlah pekerja yang berada di dalamnya. Dua di antaranya dinyatakan meninggal dunia, Senin (2/9/2024) kemarin.
Adam Hamdani, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Pananggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, menyatakan bahwa enam pekerja menjadi korban dalam insiden ini. Empat di antaranya berhasil keluar dari reruntuhan dengan luka ringan, sedangkan dua lainnya meninggal dunia karena tidak sempat menyelamatkan diri.
“Saat itu juga, seluruh korban dievakuasi ke RSUD Leuwiliang untuk penanganan medis,” kata Adam.
Adam menceritakan, sebelum pertistiwa tragis itu terjadi para pekerja sedang berlindung di dalam gudang peralatan pembangunan kolam budidaya ikan hias. Namun, hujan deras dan angin kencang menyebabkan bangunan itu roboh.
Atas peristiwa itu, BPBD Kabupaten Bogor segera mengerahkan 20 personel untuk menangani situasi di lokasi bencana di Cimayang.
“Setelah menerima laporan, tim kami yang terdiri dari 20 personel langsung melakukan evakuasi. Korban yang selamat dan yang meninggal dunia sudah dipulangkan ke Blitar, Jawa Timur, pada pukul 04.00 WIB pagi ini,” ujarnya.
Adam juga menambahkan bahwa personel BPBD disebar ke beberapa lokasi yang terdampak angin kencang, termasuk membantu evakuasi di Rumah Dinas Camat Leuwiliang yang rusak tertimpa pohon.
“Kami menurunkan lima personel untuk evakuasi di lokasi tersebut,” tambahnya.
Adam mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan mencari tempat yang aman untuk berlindung saat terjadi bencana serupa. (cr2)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















