Kampung Jelujur Destinasi Wisata Baru di Kota Bogor, Lahir dari Kolaborasi Masyarakat

Lurah Margajaya, Yudi M. Somiki mengatakan, di tengah potensi masyarakat ada keinginan para keluarga untuk memiliki tambahan penghasilan dalam meningkatkan perekonomian keluarga.

“Lalu kami bertemu dengan Frida Aulia pemilik Batik Neng Geulis, lalu beliau memfasilitasi pelatihan jelujur bagi warga, dengan membawa coach, bahan-bahan untuk jelujur, sampai pada produk jadi yang bisa dipasarkan,” ungkap Somiki.

BACA JUGA :  Kota Bogor Sabet Opini WTP Ke-10 dari BPK Jabar

Setelah melewati proses pelatihan, perempuan-perempuan yang kini telah mahir pun mulai menghasilkan berbagai jelujuran, diantaranya pakaian, rok, aksesoris, tas, dan sebagainya di rumah produksi atau rumah kreasi bahkan dari dalam rumahnya sendiri yang tergabung dalam Kampung Jelujur Margajaya (KAJELMA).

BACA JUGA :  Di Era Rudy Susmanto-Jaro Ade, Pemkab Bogor Pertahankan Opini WTP Dua Tahun Berturut-turut

“Dengan kolaborasi, semangat, kemauan dan perkembangan yang dicapai agar terus ditingkatkan untuk kemajuan bersama, ke depannya diharapkan menjadikan kampung mandiri yang berbasiskan pelatihan secara gratis dan dapat meningkatkan pendapatan keluarga melalui KAJELMA,” katanya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================