
“Saat kemarau, jumlah kasus DBD turun drastis. Awal tahun, kasusnya meningkat karena hujan, namun saat kemarau sebulan lebih, kasus DBD turun lebih dari 50 persen,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pengurangan genangan air akibat kemarau menjadi faktor utama penurunan jumlah kasus, karena genangan tersebut merupakan tempat berkembang biaknya nyamuk.
“Genangan air mengering saat kemarau,” tambahnya.
Meskipun kasus DBD menurun, Adang tetap mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, karena selain genangan air, lingkungan yang kotor juga bisa menjadi sarang nyamuk. (cr2)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














