
BOGORTODAY.COM – Pertandingan melawan Australia bisa menjadi kesempatan bagi timnas Indonesia untuk mendapatkan momentum. Bahwa timnas telah berkembang di pentas Asia. Tentu saja, jika kemenangan menjadi hasil akhirnya.
Australia akan menyambangi Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), pada Selasa (10/9/2024). Kedua tim ini bertemu di hari kedua putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Pertandingan antara kedua tim ini diperkirakan akan berlangsung sengit. Indonesia tentu saja menjadi penantang dan Australia masih kuat, namun situasi pertandingan justru membuat laga ini menjadi menarik.
Di hari pertama, Indonesia menahan imbang Arab Saudi dan Australia kalah 0-1 dari Bahrain di depan pendukung mereka sendiri.
Melansir bola.net, Indonesia pertama kali melawan Australia 57 tahun yang lalu, pada tahun 1967. Sejak saat itu, kedua tim telah bermain sebanyak 16 kali di semua kompetisi.
Dalam 16 pertemuan tersebut, Australia telah memenangkan 12 pertandingan. Ada tiga kali hasil imbang. Sayangnya, Indonesia baru sekali menang.
Catatan ini cukup membuktikan bahwa Australia masih jauh lebih kuat. Oleh karena itu, meskipun Australia tampil percaya diri, mereka harus tetap berhati–hati saat menghadapi lawannya.
Pertandingan diperkirakan akan berlangsung sengit. Australia akan mencari hiburan setelah kekalahan mengejutkan dari Bahrain (0-1) di putaran pertama.
Kapten Australia, Matthew Ryan mengatakan bahwa pertandingan bakal alot. Australia harus berhati-hati. Apalagi sekarang mereka berhadapan dengan suporter penuh di SUGBK.
“Kami tahu apa yang akan kami hadapi di hari Selasa nanti. Dengan respek terhadap lawan, kami tahu mereka punya kualitas yang bisa menyulitkan kami jika kami tidak bermain baik,” kata Ryan.
“Kami fokus pada diri kami sendiri dan apa yang harus kami lakukan. Sebagai skuad, kami percaya diri bahwa kami bisa bangkit setelah hasil buruk yang lalu,” tutupnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















