
Usai mengikuti rakor, Pj Wali Kota Bogor, Hery Antasari mengatakan, bahwa insentif fiskal ini diberikan sebagai apresiasi pemerintah pusat dan Wapres kepada daerah yang sudah berkontribusi menurunkan angka kemiskinan ekstrem.
“Baik kontribusi dari APBD-nya maupun dari upaya-upaya lain yang Pemkot Bogor lakukan, sehingga memiliki prestasi tingkat percepatan penurunan kemiskinan ekstrem yang signifikan,” jelas Hery.
Kota Bogor, sambung Hery, adalah salah satu dari lima kota di Jawa Barat yang mendapat insentif. Ia mengatakan bahwa Wapres meminta program dan upaya penurunan tingkat kemiskinan ekstrem di daerah bisa terus berlanjut.
“Pak Wapres menginginkan upaya percepatan ini terus dilakukan, karena sekarang tingkat kemiskinan ekstrem nasional sudah menurun dibandingkan tahun lalu pada bulan yang sama. Pemkot Bogor terus berupaya setiap tahun menurunkan kemiskinan ekstrem. Terus sampai ke tingkat yang paling rendah, kalau bisa melebihi angka nasional,” ucap Hery.
Hadir dalam rakor mendampingi Wapres, antara lain, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa, dan Menteri Keuangan, Sri Mulyani.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















