Nakes di Bali Jadi Korban Begal Bokong di Jalan Denpasar-Gilimanuk

BOGORTODAY.COM – Polisi menerima laporan adanya dugaan seorang perempuan berinisial WS yang menjadi korban pelecehan seksual saat mengendarai sepeda motor. Perempuan yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan (nakes) itu mendapat perlakuan tak senonoh dengan modus ‘begal bokong’ di Jalan Denpasar-Gilimanuk, dekat Pura Puseh Desa Adat Pekutatan, Jembrana, Bali.

Adanya laporan terkait dugaan pelecehan seksual tersebut dibenarkan Kapolsek Pekutatan Kompol I Putu Suarmadi. Ia menegaskan penyidik telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.

BACA JUGA :  Sering Menunda Pekerjaan? Ini Beberapa Tipe Kepribadian yang Kerap Dikaitkan dengan Prokrastinasi

“Laporan korban ini sudah kami tindaklanjuti. Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku,” Suarmadi, Minggu (22/9/2024).

Dari informasi yang dihimpun, adanya kasusu pelecehan seksual tersebut terjadi saat WS sedang dalam perjalanan pulang kerja pada Jumat (20/9/2024). Saat melintas di lokasi kejadian, seorang pengendara motor tiba-tiba meraba bokong dan menyentuh bahu perempuan berusia 26 tahun itu.

Pelaku langsung tancap gas setelah melakukan aksinya. Sementara itu, WS yang ketakutan memilih berhenti sejenak di sebuah toko untuk menghubungi suaminya.

BACA JUGA :  Wabup Jaro Ade Minta Semua Pihak Jaga Kawasan Gunung Salak

Kepada polisi, WS mengungkapkan ciri-ciri terduga pelaku adalah seorang laki-laki dengan perawakan sedang. Saat kejadian, pria itu mengenakan jaket putih dan mengendarai motor Yamaha NMax bercat hitam.

“Kami belum berhasil mengidentifikasi nomor polisi motor tersebut. Kami juga masih mengecek CCTV di sekitar lokasi kejadian,” pungkasnya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================