
Axl meminta masyarakat sekitar Gunung Ibu dan pengunjung atau wisatawan agar tidak beraktivitas dalam radius 4 km dan perluasan sektoral berjarak 5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.
“Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata),” katanya.
Data erupsi beruntun Gunung Ibu per Jumat 27 September 2024:
- Pukul 08:48 WIT dengan tinggi kolom abu teramati ± 600 m di atas puncak
- Pukul 07:33 WIT. Visual letusan tidak teramati.
- Pukul 07:10 WIT dengan tinggi kolom abu teramati ± 800 m di atas puncak
- Pukul 06:29 WIT dengan tinggi kolom abu teramati ± 500 m di atas puncak
- Pukul 06:17 WIT dengan tinggi kolom abu teramati ± 800 m
- Pukul 05:16 WIT dengan tinggi kolom abu teramati ± 700 m
- Pukul 04:26 WIT dengan tinggi kolom abu teramati ± 400 m
- Pukul 03:42 WIT dengan tinggi kolom abu teramati ± 600 m
- Pukul 03:30 WIT dengan tinggi kolom abu teramati ± 800 m
- Pukul 00:42 WIT. Visual letusan tidak teramati
- Pukul 00:22 WIT dengan tinggi kolom abu teramati ± 700 m
- Pukul 00:12 WIT dengan tinggi kolom abu teramati ± 500 m.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















