
Setelah proses asesmen dampak hujan lebat disertai angin kencang di wilayah Malang, total ada 54 rumah warga yang rusak. Hal itu dikatakan Pejabat fungsional Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Malang Isa Anshori.
“Sebagian besar rusak pada bagian atap, seperti genting jatuh. Warga bersama petugas bergotong royong melakukan pembersihan dan pemasangan terpal,” ujar Isa kepada detikJatim, Jumat malam.
Isa mengatakan pihaknya telah mendata kebutuhan bagi puluhan Kepala Keluarga (KK) yang terdampak cuaca ekstrem.
“Untuk kebutuhan paling mendesak adalah paket sembako dan terpaulin (terpal yang terbuat dari bahan jenis PVC),” tuturnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















