Kecelakaan Beruntun di Pantura Arjawinangun Cirebon Libatkan 6 Kendaraan

BOGORTODAY.COM – Telah terjadi kecelakaan beruntun melibatkan enam kendaraan di ruas jalur Pantura Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, tepatnya di depan Pasar Sandang Tegalgubug, pada Jumat (4/10/2024) siang.

Peristiwa kecelakaan beruntun tersebut mengakibatkan empat orang luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit.

Dari informasi yang diperoleh, kecelakaan bermula saat dua truk trailer dengan kecepatan tinggi melaju dari arah berlawanan. Salah satu truk menabrak minibus yang hendak berputar arah, kemudian truk tersebut oleng dan menghantam tiga kendaraan lainnya yang sedang terparkir di sisi jalan.

“Kejadiannya sangat cepat. Tiba-tiba saja terdengar suara benturan yang sangat keras,” ujar Isnan, warga sekitar.

BACA JUGA :  Vitamin D Disebut Bisa Bikin Panjang Umur, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Akibat kecelakaan tersebut, dua truk trailer, empat minibus, serta sepeda motor dan gerobak bakso rusak parah. Proses evakuasi kendaraan berlangsung cukup lama karena salah satu minibus terjepit di antara trotoar dan badan trailer.

Petugas Polsek Arjawinangun dan Unit Gakkum Satlantas Polresta Cirebon yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi terhadap korban. Empat orang yang terluka, terdiri dari tiga penumpang minibus dan satu sopir truk trailer dilarikan ke Rumah Sakit (RS)  Arjawinangun.

“Keempat korban mengalami luka benturan di kepala dan tubuh,” kata Kasubnit Gakkum Satlantas Polresta Cirebon, Iptu Meihadi.

BACA JUGA :  Cristiano Ronaldo Jadi Pemain Terbaik, Antar Portugal Melaju ke 16 Besar Piala Dunia 2026

Saat ini polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut. Dugaan sementara, kecelakaan disebabkan kurangnya antisipasi dari pengemudi kedua truk trailer.

“Kami masih memeriksa keterangan saksi dan pengemudi yang terlibat kecelakaan,” ujar Iptu Meihadi.

Saat kejadian, lalu lintas di jalur Pantura Arjawinangun sempat macet cukup panjang. Petugas berupaya semaksimal mungkin untuk mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan dan mengurai kemacetan.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================