
Keterangan warga mereka melintas melihat api sudah berkobar dengan tidak wajar karena begitu besar saat siang hari. Namun ketika itu warga tidak ada yang melihat korban menjaga api.
Warga yang curiga kemudian bersama-sama gotong royong memadamkan api karena khawatir menjalar ke pemukiman warga yang jaraknya tidak terlalu jauh dari lokasi.
“Sore hari api baru dapat dipadamkan secara keseluruhan,” ucapnya.
Kemudian warga bersama pamong dan kepala dusun mencari keberadaan Kakek Wagiyo dengan memeriksa setiap jengkal bekas ladang yang terbakar. Lalu ada salah satu warga yang melihat seseorang dalam posisi tertelungkup di tengah ladang.
Saat ditemukan jasad korban sudah gosong terpanggang dengan luka bakar 90 persen. Warga kemudian melaporkan peristiwa ini ke Polsek Patuk.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















