
“Saya sudah berdiskusi dengan Dirjen Perkeretaapian dan Kementerian Perhubungan mengenai rencana pengoperasian stoplet Sukaresmi. Stasiun ini sangat diperlukan untuk mendistribusikan penumpang yang berasal dari wilayah Bogor Barat dan sekitarnya,” jelas Dedie.
Program transportasi Dedie-Jenal tidak berhenti di sana. Untuk Kecamatan Bogor Selatan, mereka menyiapkan stasiun Ciomas-Rancamaya sebagai bagian dari rencana strategis nasional pembangunan jalur ganda (double track) Bogor-Sukabumi. Bahkan, mereka menargetkan dalam lima tahun ke depan, kereta rel listrik (KRL) dapat melayani rute Sukabumi hingga Kota Bogor.
“Jika sinkron dengan perencanaan pemerintah pusat, penumpang dari Bogor Selatan tidak perlu lagi ke Alun-Alun untuk naik kereta. Mereka bisa memanfaatkan Stasiun Ciomas-Rancamaya atau Batutulis,” terang Dedie.
Dedie juga mengapresiasi terwujudnya underpass Batutulis yang telah direncanakan saat ia masih menjabat sebagai Wakil Wali Kota Bogor. Ia berharap pembangunan infrastruktur ini dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan transportasi yang lebih efisien dan nyaman.
“Mudah-mudahan semua proyek ini sesuai dengan spesifikasi yang diharapkan oleh masyarakat,” pungkasnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















