
Akses permodalan juga menjadi perhatian penting. Jaro Ade menyebut bahwa ke depan, Pemerintah Kabupaten Bogor akan menyiapkan wadah bagi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk terlibat dalam pengembangan pariwisata dan UMKM.
“Nanti kita lihat permodalannya, apakah BUMDes atau BUMD yang bisa masuk, karena sudah disiapkan wadahnya oleh pemerintah,” katanya.
Jaro Ade berjanji seluruh permasalahan atau aspirasi masyarakat dari kalangan bawah akan dibahas ditingkat kabupaten baik dengan eksekutif maupun legislatif untuk memastikan setiap masalah ditangani secara efektif.
Saat berdialog, beberapa masyarakat pun mempertanyakan keseriusan pak Rudy Susmanto – Jaro Ade dalam merealisasikan seluruh programnya ketika ditakdirkan menjadi bupati dan wakil bupati Bogor, terlebih persoalan pendidikan dan pengangguran yang selalu jadi masalah krusial di masyarakat.
“Yang terpenting bagi kami masyarakat kecil pak, masih banyak pengangguran, sebagai orang tua kami tidak punya uang untuk menyekolahkan anak-anak kami ke jenjang selanjutnya, dampaknya anak-anak kami putus sekolah,” katanya. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















