Hari Kesehatan Mental Dunia, Bahas Kesehatan Jiwa di Tempat Kerja

Pj Penasehat DWP Kota Bogor, Windhy Wuryaning Tyas, menambahkan bahwa hal-hal kecil yang tidak disadari dapat membawa seseorang pada hal-hal yang tidak produktif. Windhy yakin bahwa kegiatan ini mampu memberikan manfaat yang sangat positif, sehingga memberikan cara pandang baru dalam membangun relasi di rumah dan tempat kerja.

Direktur Utama Pusat Kesehatan Jiwa Nasional (PKJN) RS Marzoeki Mahdi, Nova Riyanti menjelaskan bahwa penyakit jiwa adalah kondisi yang sering kali tidak memiliki ‘judul diagnosis’ yang jelas, namun dapat mempengaruhi produktivitas.

BACA JUGA :  Wabup Bogor Dorong Partisipasi Warga di Sensus Ekonomi 2026

Nova juga menyebutkan bahwa baru-baru ini Kompas menyoroti kolapsnya kelas menengah, yang berbeda dengan masa lalu di mana masalah mental lebih banyak terjadi pada kelas ekonomi bawah. Kolapsnya kelas menengah disebabkan oleh hilangnya lapangan pekerjaan dan berbagai faktor lainnya.

“Kegiatan yang menargetkan pegawai di lingkungan Pemkot Bogor ini merupakan langkah awal kerja sama antara PKJN RS Marzoeki Mahdi dan DWP Kota Bogor. Semoga ini benar-benar bermanfaat dalam meningkatkan kesehatan jiwa di Kota Bogor,” ujar Nova.

BACA JUGA :  Pos Koramil Megamendung Resmi Berdiri, Jaro Ade: Jaga Sinergi Demi Bogor Aman

Selain sharing session, kegiatan ini juga diisi dengan psikoedukasi, pelayanan screening dan deteksi dini kesehatan jiwa, hingga konseling bagi karyawan di lingkungan perangkat daerah Pemkot Bogor.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================