
Wuku Mandhasiya melambangkan dewanya Bathara Brama, yang dikenal memiliki karakter keras dan tegas. Ketika marah, wataknya sulit dikendalikan. Namun, di balik itu, Wuku Mandhasiya juga melambangkan sifat hemat dan cenderung sombong saat memberi sesuatu. Dalam hal ini, pohon yang diidentifikasi dengan wuku ini adalah pohon asam, yang memberikan kesejukan bagi orang-orang di sekitarnya.
Burung yang diasosiasikan dengan Wuku Mandhasiya adalah platuk bawang, yang dikenal bekerja keras dan memiliki sifat welas asih. Gambarannya seperti batu hitam di bawah pohon besar, menunjukkan ketahanan dan kesabaran, meskipun marahnya bisa menjadi bahaya jika tidak terkendali.
Himbauan pada Hari Jumat Pon
Pada wuku Mandhasiya, selama tujuh hari setelah hari ini, disarankan untuk tidak menggali tanah atau melakukan aktivitas ke bawah untuk urusan yang sangat penting. Namun, hari Jumat Pon di wuku ini dianggap baik, terutama untuk membangun hubungan, seperti bersilaturahmi dan menjalin relasi bisnis. Kegiatan seperti membuat bendungan juga akan berjalan kuat pada hari ini.
Kesimpulan
Hari ini, Jumat Pon, membawa banyak makna dan karakteristik yang dapat dipahami melalui weton dan wuku. Dengan mengenali sifat-sifat ini, diharapkan kita dapat memanfaatkan energi positif dari hari ini untuk menjalin relasi yang lebih baik dan mencapai tujuan yang diinginkan. Semoga hari ini membawa berkah dan kebaikan bagi kita semua.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















