
Kedua, dihukum berat bagi penyontek. Misal diberi nilai nol, ini akan menimbulkan efek jera dan rasa malu. Hukuman ini masih manusiawi dan bersifat mendidik. Penyontek pasti akan berpikir seribu kali untuk menyontek lagi.
Ketiga, guru harus terbuka dan adil dalam memberikan penilaian. Dengan berlaku adil, terbuka dan tidak pilih kasih dalam menilai peserta didik, otomatis guru sudah memberi contoh berperilaku jujur pada anak didiknya.
Keempat, kita harus berilmu tauhid, artinya Allah itu maha melihat apa apa yang ada di bumi dan apa-apa yang ada di langit serta diantara keduanya. Sebagaimana Allah berfirman:
“Hai Adam, beritahukanlah kepada mereka nama-nama benda ini.” Maka setelah diberitahukannya kepada mereka nama-nama benda itu, Allah berfirman: “Bukankah sudah Ku katakan kepadamu, bahwa sesungguhnya Aku mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan?” (Q.S Al Baqarah ayat 33).
Jika seorang hamba sudah mengamalkan ilmu tauhid, pastilah berlaku jujur, karena Allah maha melihat dan hamba tersebut tidak akan melakukan korupsi. Jayalah Indonesiaku.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















