
Jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit dr Soebandi, Patrang, untuk dilakukan autopsi dan pemeriksaan oleh Tim Inafis Polres Jember. Setelah proses tersebut, jenazah akan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Teman korban, IF (24), mengungkapkan bahwa sebelum ditemukan tewas, JA sempat berkomunikasi dengan orang tuanya melalui WhatsApp pada Sabtu (19/10/2024) pagi. Setelah itu, ketika keluarga mencoba menghubungi kembali, tidak ada respon dari JA. Keluarga kemudian meminta pemilik kos untuk memeriksa keadaan JA.
“Setelah dicek oleh bapak kos, ternyata dia sudah meninggal. Pemilik kos langsung melapor ke Polres Jember mengenai penemuan jasad korban,” jelas IF.
Kejadian ini mengejutkan banyak pihak, terutama teman-teman dan keluarga korban. Pihak kepolisian berjanji akan segera memberikan informasi terbaru setelah penyelidikan lebih lanjut. Keluarga dan teman-teman berharap agar kasus ini dapat terungkap dengan jelas demi keadilan bagi JA.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















