Kecelakaan Tunggal di Semarang: Seorang Pemotor Tewas, Penumpang Terluka

BOGORTODAY.COM – Seorang pemotor asal Sukoharjo, Dwi Yanto (32), meninggal dunia dalam kecelakaan tunggal yang terjadi di Jalan Kartini, Semarang, pada Rabu, 23 Oktober 2024, sekitar pukul 04.30 WIB. Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai Dwi, yang oleng dan menabrak pohon serta trotoar.

Kanit Laka Satlantas Polrestabes Semarang, AKP Adji Setiawan, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi di simpang Pasar Langgar, Kecamatan Semarang Timur. Dwi Yanto mengendarai sepeda motor dengan nomor polisi AD 4060 XX dari arah barat menuju timur. Di belakangnya, terdapat penumpang perempuan, Lusmiatun (33), yang berasal dari Pakisan, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten.

BACA JUGA :  Amankah Minum Kopi Setelah Minum Obat? Ini Penjelasan Medisnya

Setibanya di lokasi kejadian, Dwi diduga kehilangan kendali atas kendaraannya. Sepeda motor tersebut oleng dan langsung menabrak pohon serta trotoar di sekitarnya.

Akibat dari insiden ini, Dwi Yanto dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian. Ia mengalami luka serius di bagian kepala. Jenazahnya kemudian dibawa ke RSUP dr Kariadi di Randisari, Kecamatan Semarang Selatan, untuk diotopsi dan diidentifikasi lebih lanjut.

Sementara itu, penumpang Lusmiatun mengalami cedera kepala dan segera dirawat di RS Hermina Pandanaran di Pekunden, Kecamatan Semarang Tengah. Kondisinya saat ini dilaporkan stabil, dan pihak rumah sakit memberikan perawatan intensif.

BACA JUGA :  Memilih Sekolah yang Tepat untuk Anak Hiperaktif, Orang Tua Perlu Pertimbangkan Hal Ini

AKP Adji Setiawan mengingatkan kepada semua pengendara untuk selalu berhati-hati dan memperhatikan keselamatan saat berkendara, terutama pada dini hari saat kondisi jalan mungkin kurang terlihat. Kecelakaan ini menjadi pengingat pentingnya menjaga konsentrasi dan kendali kendaraan di jalan raya.

Kecelakaan tunggal yang merenggut nyawa Dwi Yanto adalah tragedi yang menyedihkan dan mengingatkan kita akan risiko berkendara. Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memahami penyebab pasti dari kecelakaan ini dan memberikan edukasi keselamatan kepada masyarakat demi mencegah kejadian serupa di masa depan.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================