Terobosan Rena Da Frina Tangani Kemiskinan di Kota Bogor

Calon Wali Kota Bogor, Rena Da Frina. (Bogortoday.com)

BOGORTODAY.COM – Nur Atiah, seorang ibu berusia 49 tahun dari Kampung Margajaya, Kertamaya, Bogor Selatan, sangat menatap dalam-dalam ke mata sang putranya yang sedang menulis.

“Alhamdulillah, dia masih bisa lanjut sekolah masuk SMP walaupun orang tuanya cuma kerja serabutan harian. Dulu sewaktu tebus ijazah SDnya harus utang sana sini,” imbuh Nur Atiah, pada Rabu (23/10/2024).

Bagi Nur Atiah, kemiskinan terus mengganggu kehidupannya, terlepas dari janji-janji pemerintah kota Bogor di masa lalu untuk membawa kemakmuran bagi masyarakatnya.

BACA JUGA :  Pemkab Bogor Rotasi 32 Pejabat, Kursi Kosong Akan Diisi Lewat Open Bidding

“Kami sekeluarga tetap hidup pas-pasan aja, yang penting masih bisa makan dan anak-anak sekolah. Janji menghilangkan kemiskinan tidak terwujud,” tukas Nur Atiah.

Demikian pula dengan Siyatmi, seorang janda paruh baya yang berprofesi sebagai guru mengaji yang tinggal di Ciparigi, Bogor Utara, dan saat ini berusia hampir 60 tahun.

Siyatmi mengakui bahwa sejauh ini belum ada peningkatan kesejahteraan ekonomi seperti yang dijanjikan oleh pemerintahan Kota Bogor sebelumnya. Sebaliknya, Siyatmi mengatakan bahwa beban ekonomi semakin bertambah karena harga-harga kebutuhan sehari-hari di Kota Bogor meningkat.

BACA JUGA :  Dorong UMKM Naik Kelas, Pemkab Bogor Gelar Gebyar Siliwangi

“Katanya mau ada dikasih kenaikan honor guru mengaji. Namun sampai sekarang tidak ada buktinya. Saya harus berjualan kecil-kecilan juga di rumah agar menambah penghasilan,” ucap Siyatmi.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================