
“Kami akan menindaklanjuti kasus ini dengan tegas agar pelaku segera bertanggung jawab atas perbuatannya, dan masyarakat mendapatkan perlindungan dari tindakan serupa,” tegasnya.
Umi juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada tawaran yang menjanjikan kelulusan instan, terutama dalam proses rekrutmen resmi seperti Bintara Polri.
“Proses rekrutmen Polri telah diatur secara ketat dan tidak melibatkan biaya tambahan,” tambahnya.
Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dan pemahaman terhadap potensi penipuan, serta memastikan bahwa semua proses rekrutmen dilakukan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














