Kehidupan Politik dan Ekonomi Kerajaan Samudra Pasai

Menurut catatan sejarah Melayu, kerajaan Samudra Pasai mengalami serangan dari kerajaan Siam, tetapi runtuhnya kerajaan ini tidak tercatat secara detail dalam sejarah.

Kehidupan Ekonomi

Letak geografis yang strategis menjadikan Samudra Pasai berkembang sebagai kerajaan maritim dan bandar transito. Hal ini memungkinkan Samudra Pasai untuk mengambil alih peranan Sriwijaya di Selat Malaka sebagai pusat perdagangan.

Kerajaan ini memiliki pengaruh besar atas pelabuhan-pelabuhan penting di Pidie, Perlak, dan sekitarnya. Pada masa pemerintahan Sultan Malik al-Tahir II, Samudra Pasai mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat. Sebagai bandar perdagangan, komoditas utama yang diperjualbelikan meliputi lada, kapur barus, dan emas.

BACA JUGA :  Kebiasaan Menyimpan Handuk di Kamar Mandi Ternyata Berisiko, Ini Penjelasan Ahlinya

Sebagai bentuk transaksi, masyarakat Samudra Pasai telah mengenal uang sebagai alat tukar, yang dikenal dengan nama Deureuham (dirham). Uang emas ini menjadi simbol perdagangan yang berkembang dan semakin mengukuhkan posisi Samudra Pasai sebagai pusat ekonomi di kawasan tersebut.

BACA JUGA :  Kebiasaan Penumpang yang Kerap Membuat Pramugari Kesal, Nomor 3 Paling Sering Terjadi

Dengan demikian, kehidupan politik dan ekonomi di Kerajaan Samudra Pasai saling berkaitan dan berkontribusi terhadap keberhasilan serta kemakmuran kerajaan ini dalam jangka waktu yang cukup lama.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================