
Pimpinan tertinggi dalam struktur pemerintahan Samudera Pasai dipegang oleh seorang sultan, yang biasanya memerintah secara turun temurun. Selain sultan, terdapat beberapa jabatan penting lainnya yang berperan dalam menjalankan pemerintahan:
- Menteri Besar (Perdana Menteri atau Orang Kaya Besar): Bertanggung jawab atas urusan pemerintahan sehari-hari.
- Bendahara: Mengelola keuangan dan kekayaan kerajaan.
- Komandan Militer (Panglima Angkatan Laut): Dikenal dengan gelar Laksamana, bertugas mengawasi keamanan maritim.
- Sekretaris Kerajaan: Mengurus administrasi dan dokumentasi kerajaan.
- Kepala Mahkamah Agama (Qadi): Menangani urusan hukum dan agama.
- Syahbandar: Mengawasi dan mengatur perdagangan, serta menjadi penghubung antara sultan dan pedagang asing.
Menurut catatan M. Yunus Jamil, pejabat-pejabat kerajaan ini biasanya terdiri dari orang-orang yang alim dan bijaksana, yang memiliki pengetahuan yang mendalam dalam berbagai bidang. Beberapa nama dan jabatan penting di kerajaan ini antara lain:
- Seri Kaya Saiyid Ghiyasyuddin sebagai Perdana Menteri.
- Saiyid Ali bin Ali Al Makaarani sebagai Syaikhul Islam.
- Bawa Kayu Ali Hisamuddin Al Malabari sebagai Menteri Luar Negeri.
Struktur pemerintahan yang terorganisir dan dipimpin oleh individu-individu yang berpengalaman ini menjadi salah satu faktor keberhasilan Samudera Pasai dalam mempertahankan kekuasaan dan pengaruhnya di kawasan tersebut.
Dengan adanya jabatan-jabatan strategis ini, kerajaan mampu mengelola hubungan luar negeri serta menjaga stabilitas di dalam negeri.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















