
Pemerintah Kabupaten Flores Timur telah mengambil langkah-langkah tanggap darurat dengan memperpanjang status siaga darurat bencana Gunung Lewotobi Laki-Laki selama 96 hari, terhitung sejak 27 September hingga 31 Desember 2024. Keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan Bupati Flores Timur Nomor: BPBD.300.2.2.5/020/BID.KL/IX/2024.
Bencana ini melanda beberapa kecamatan, termasuk Wulanggitang dengan enam desa: Pululera, Nawokote, Hokeng Jaya, Klatanlo, Boru, dan Boru Kedang. Selain itu, Kecamatan Ile Bura juga terdampak, meliputi Desa Dulipali, Nobo, Nurabelen, dan Riang Rita. Kecamatan Titehena juga merasakan dampaknya, dengan empat desa yang terpengaruh: Konga, Kobasoma, Bokang Wolomatang, dan Watowara.
Respon cepat dari pemerintah dan lembaga terkait sangat penting untuk menangani dampak bencana ini dan memberikan bantuan kepada warga yang terkena dampak. Keberadaan pusat-pusat pengungsian dan bantuan kemanusiaan akan sangat diperlukan dalam menghadapi situasi yang sedang berlangsung.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















