
Akibat bencana ini, puluhan warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Sebagian besar memilih untuk tinggal di rumah kerabat, sementara yang lain menuju posko yang telah disiapkan oleh pemerintah setempat.
Pihak BPBD dan TNI-Polri terus bekerja keras membantu proses evakuasi dan penanganan bencana di lapangan.
“Sejumlah warga sudah kami bantu untuk evakuasi. Kami juga telah menyiapkan beberapa posko pengungsian dan mendistribusikan bantuan sembako bagi para korban yang terdampak,” ujar Kusmana Hartadji.
Beberapa ruas jalan utama di Sukabumi juga terendam banjir hingga menyebabkan kemacetan parah. Bahkan, sejumlah kendaraan yang terparkir di jalan-jalan yang tergenang air sempat terendam, dan banyak kendaraan yang terjebak di tengah genangan.
Kondisi ini semakin menyulitkan petugas dalam melakukan evakuasi serta upaya penyelamatan bagi warga yang masih terjebak.
Banjir yang melanda wilayah ini memaksa banyak warga untuk menunggu bantuan dan menyesuaikan diri dengan kondisi darurat. Meski begitu, upaya pemulihan terus dilakukan, dengan fokus pada evakuasi, perbaikan jalur transportasi, serta penanganan kebutuhan dasar para korban banjir.
Pemerintah Kota Sukabumi, melalui BPBD, terus melakukan pemantauan dan penanganan bencana di wilayah yang terdampak. Beberapa langkah yang dilakukan antara lain membersihkan jalan-jalan yang tertutup longsoran dan pohon tumbang, serta membantu proses rehabilitasi rumah-rumah warga yang terdampak banjir.
“Upaya penanggulangan bencana masih terus berlangsung. Kami juga mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi bencana lanjutan, mengingat cuaca ekstrem masih dapat terjadi,” pungkas Kusmana Hartadji.
Bencana banjir yang melanda Sukabumi pada 5 November 2024 ini merupakan peringatan akan pentingnya kesiapsiagaan dan pengelolaan risiko bencana.
Dengan curah hujan yang tinggi dan sistem drainase yang tidak mampu menampung debit air, banjir besar ini mengingatkan kita akan pentingnya perencanaan kota yang lebih baik dan pemeliharaan lingkungan yang berkelanjutan.
Diharapkan, upaya mitigasi bencana dan pemulihan pasca-bencana bisa lebih cepat dan efisien untuk membantu warga yang terdampak.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















