
Menurut laporan terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), berdasarkan SIGMET yang diterbitkan pada pukul 06:35 WIB, sebaran abu vulkanis diperkirakan mencapai ketinggian hingga 15.000 kaki di atas permukaan laut dan bergerak ke arah timur dengan kecepatan sekitar 5 knot. Meskipun sebaran abu ini cukup luas, intensitasnya diperkirakan tidak berubah dalam waktu dekat.
Selain itu, pihak berwenang memastikan bahwa berdasarkan peta sebaran abu vulkanik yang ada, belum ada laporan tentang bandara yang terdampak langsung oleh erupsi tersebut.
Meski demikian, masyarakat di sekitar Gunung Marapi diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya lanjutan, mengingat sifat erupsi gunung ini yang dapat berubah sewaktu-waktu.
Pihak terkait, termasuk Pos Pengamatan Gunung Api Marapi dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), terus memantau perkembangan aktivitas gunung berapi ini dan memberikan informasi terbaru kepada masyarakat untuk mencegah risiko yang lebih besar.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















