
Aksi geng motor ini mulai viral setelah diunggah ke akun Cawas Punya di Facebook yang memperlihatkan dua video berbeda. Salah satu video menunjukkan sekitar 10 sepeda motor yang dikendarai oleh remaja dengan memboncengkan senjata tajam, seperti celurit panjang, di Jalan Cawas-Bayat.
Video lainnya menunjukkan rombongan tersebut menyalakan kembang api di lapangan Cawas. Postingan tersebut menuliskan pesan peringatan,
“CAWAS BAYAT SEDANG TIDAK BAIK2, TOLONG PAK POLISI SEGERA DITINDAK.”
Kapolres juga mengimbau kepada masyarakat untuk berperan aktif dalam mengantisipasi kenakalan remaja dan perilaku negatif lainnya. Ia menekankan pentingnya peran orang tua, guru, dan masyarakat dalam melakukan pengawasan terhadap para remaja.
“Kami bersama-sama bertanggung jawab untuk menangani permasalahan ini dari hulu sampai hilirnya. Kami sudah melakukan pemetaan melalui sekolah-sekolah dan guru Bimbingan Konseling (BK) untuk melakukan pembinaan dan pengawasan yang lebih ketat,” kata Warsono.
Kasus ini menjadi perhatian publik karena potensi bahaya yang ditimbulkan oleh aksi geng motor tersebut, yang tidak hanya mengancam keselamatan pengendara lain, tetapi juga menciptakan keresahan di masyarakat. Kepolisian berjanji akan menindak tegas para pelaku yang terlibat dalam aksi tersebut dan memberikan pembinaan kepada mereka yang masih di bawah umur.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















