BOGORTODAY.COM – Sebuah peristiwa mengerikan terjadi di Desa Lara, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, pada Selasa (5/11/2024). Seorang pria bernama Hamid, yang sedang mencari ikan di sungai, tewas diterkam oleh buaya. Tidak hanya itu, jasad korban bahkan dibawa berkeliling sungai oleh reptil besar tersebut sebelum akhirnya dilepaskan.
Peristiwa tersebut terjadi saat Hamid, seorang pencari ikan, pergi ke sungai untuk mandi. Tak lama setelah itu, Hamid hilang dari pandangan warga yang berada di sekitar sungai, sebelum akhirnya terlihat diterkam oleh buaya. Kejadian tragis ini terekam dalam video amatir yang diambil oleh warga yang berada di lokasi.
Dalam video tersebut, tampak jasad Hamid digigit buaya dan dibawa arus, berkeliling di sekitar sungai. Warga yang menyaksikan kejadian itu hanya bisa pasrah, tidak dapat berbuat banyak karena keterbatasan alat dan pengetahuan untuk membantu korban yang tengah diserang oleh buaya.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mamuju Tengah, Sigit, mengungkapkan bahwa buaya tersebut membawa jasad korban selama hampir lima jam sebelum akhirnya melepaskan gigitannya.
“Setelah dilepaskan, warga berjibaku untuk berhasil mengevakuasi jasad korban,” kata Sigit dalam keterangannya.
Evakuasi jasad Hamid dilakukan setelah buaya tersebut melepaskan korban dan pergi. Meskipun warga segera berusaha menolong, mereka terhambat oleh kondisi sungai dan keterbatasan alat yang dimiliki untuk mengangkat tubuh korban yang sudah dalam keadaan tidak bernyawa.
Peristiwa tragis ini bermula ketika Hamid, seperti biasa, pergi ke sungai untuk mencari ikan dan mandi. Kejadian ini menunjukkan potensi bahaya yang mengintai para warga yang beraktivitas di sekitar sungai yang dihuni oleh buaya. BPBD Mamuju Tengah menghimbau kepada warga untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai-sungai yang rawan terdapat buaya.
“Dari kejadian ini, kami dari BPBD Mamuju Tengah mengimbau warga untuk tetap berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama yang berada di kawasan rawan buaya, agar kejadian serupa tidak terulang lagi,” tambah Sigit.
Kejadian ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban serta masyarakat Desa Lara. Meski upaya evakuasi dilakukan, nyawa Hamid tidak bisa diselamatkan. Masyarakat setempat kini merasa semakin waspada terhadap potensi ancaman buaya yang dapat menyerang secara tiba-tiba, terutama di wilayah sungai yang menjadi tempat aktivitas sehari-hari mereka.
Pihak berwenang setempat berjanji untuk lebih memperketat pengawasan di sekitar sungai dan memberikan edukasi kepada warga tentang bahaya buaya di daerah tersebut, agar kejadian tragis ini tidak terulang di masa depan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















