BOGORTODAY.COM – Setiap orang tua tentu ingin anak tumbuh menjadi pribadi yang baik dan disiplin. Namun, dalam situasi tertentu, kelelahan, tekanan pekerjaan, atau tingkah laku anak yang sulit diatur sering kali membuat sebagian orang tua meluapkan emosi dengan membentak.
Meski terlihat sebagai reaksi sesaat, kebiasaan ini ternyata dapat meninggalkan dampak yang cukup besar terhadap perkembangan psikologis anak.
Para ahli menilai bahwa bentakan yang terjadi berulang kali bukan sekadar bentuk kemarahan biasa, tetapi dapat dikategorikan sebagai kekerasan verbal yang memengaruhi kondisi emosional anak.
Anak yang masih dalam masa pertumbuhan sedang belajar mengenali perasaan, membangun rasa percaya diri, dan memahami cara berinteraksi dengan orang lain. Karena itu, pola komunikasi yang diterima dari orang tua akan sangat memengaruhi pembentukan karakter mereka.
Berikut sejumlah dampak bentakan terhadap kondisi psikologis anak yang perlu dipahami oleh para orang tua.
- Memicu Stres dan Rasa Cemas Berlebihan
Anak yang sering menjadi sasaran bentakan cenderung hidup dalam perasaan takut dan waspada. Mereka khawatir melakukan kesalahan yang dapat memancing kemarahan orang tua.
Ketika kondisi ini terjadi terus-menerus, tubuh anak akan memproduksi hormon stres lebih banyak.
Akibatnya, anak bisa menjadi mudah cemas, sulit merasa nyaman di rumah, bahkan mengalami gangguan tidur atau konsentrasi.
- Membentuk Perilaku Agresif
Anak belajar banyak hal melalui pengamatan dan peniruan. Jika mereka terbiasa melihat kemarahan diekspresikan melalui teriakan atau bentakan, anak dapat menganggap cara tersebut sebagai hal yang normal.
Tidak sedikit anak yang kemudian meniru perilaku tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Mereka menjadi lebih mudah marah, membentak teman, atau menunjukkan sikap agresif saat menghadapi masalah.
- Membuat Anak Menutup Diri
Tidak semua anak merespons bentakan dengan kemarahan. Sebagian justru memilih diam dan menarik diri dari lingkungan sekitar.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















