BOGORTODAY.COM – Tim SAR gabungan hingga hari kelima pencarian masih terus berusaha mencari pemuda yang hilang tenggelam di Bendungan Benteng, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Korban yang dilaporkan hilang pada Sabtu (2/11/2024), adalah Jihad Ramadhan, seorang pemuda berusia 22 tahun. Meski berbagai upaya telah dilakukan, hingga Rabu (6/11/2024), korban belum ditemukan.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Andi Sultan, menjelaskan bahwa pencarian korban dilakukan berdasarkan rencana operasi yang telah disusun dengan cermat untuk mengoptimalkan proses pencarian.
Namun, faktor-faktor tertentu membuat upaya pencarian menjadi lebih menantang.
Tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian ini terdiri dari berbagai pihak, antara lain: Unit Siaga SAR Parepare, SAR Brimob Parepare, BPBD Pinrang, Tagana Pinrang, SAR Pinrang, Polsek Patampanua, TNI Batalyon 721, Polairud Pinrang, SAR UNM, SAR Lasinrang, Pramuka Peduli Pinrang, Pengelola Bendungan, serta masyarakat sekitar yang turut membantu pencarian.
Andi Sultan menjelaskan bahwa pencarian dibagi menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU) yang masing-masing memiliki tugas spesifik dalam menyisir area sekitar sungai dan bendungan. Berikut rincian pembagian tim:
– SRU 1 melakukan penyisiran di sepanjang wilayah Desa Pincara hingga Jembatan Lasape.
– SRU 2 menyisir dari Jembatan Lasape menuju Sungai Babana menggunakan rubber boat.
– SRU 3 melakukan pemantauan dari Jembatan Lasape hingga aliran Sungai Sa’dan.
Selain penyisiran langsung, tim juga melakukan pemantauan dari berbagai titik untuk memastikan area pencarian yang luas bisa dijangkau secara maksimal.
Menurut laporan yang diterima oleh tim SAR gabungan, hingga Rabu sore, korban Jihad Ramadhan belum berhasil ditemukan.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















