
“Jika terjadi hujan abu, kami juga menyarankan masyarakat yang beraktivitas di luar rumah untuk menggunakan pelindung hidung dan mulut seperti masker, serta pelindung mata seperti kacamata untuk menghindari dampak dari abu vulkanis,” tambah Richard.
Hingga saat ini, status Gunung Ibu masih berada pada Level II (Waspada), yang berarti potensi bahaya terus dipantau oleh pihak berwenang. Meski letusan kali ini tidak menyebabkan kerusakan besar, aktivitas vulkanik yang terus berlangsung menunjukkan bahwa Gunung Ibu masih dalam kondisi aktif dan memerlukan kewaspadaan tinggi.
Warga diminta untuk selalu mematuhi instruksi dan peringatan dari pihak berwenang guna menjaga keselamatan, terutama apabila terjadi perubahan aktivitas vulkanik yang lebih intens.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















