Erupsi Dahsyat Gunung Lewotobi Laki-Laki di Nusa Tenggara Timur, Kolom Abu Capai 9.000 Meter

Erupsi Dahsyat Gunung Lewotobi Laki-Laki di Nusa Tenggara Timur, Kolom Abu Capai 9.000 Meter

BOGORTODAY.COM – Pada Sabtu pagi, 9 November 2024, Gunung Lewotobi Laki-Laki yang terletak di Nusa Tenggara Timur kembali mengalami erupsi besar. Erupsi yang terjadi pada pukul 04:47 WITA ini sangat mengkhawatirkan dengan kolom abu yang teramati mencapai ketinggian sekitar 9.000 meter di atas puncak gunung, atau sekitar 10.584 meter di atas permukaan laut.

Ini menjadikannya salah satu letusan paling dahsyat yang tercatat dalam beberapa tahun terakhir.

Laporan dari pos pengamatan gunung api yang diterima iNews menyebutkan bahwa kolom abu yang terbentuk berwarna kelabu dengan intensitas tebal, yang condong ke arah barat daya, barat, dan barat laut.

Erupsi ini juga terekam dalam seismogram dengan amplitudo maksimum mencapai 47,3 mm, dan berlangsung selama ± 8 menit 30 detik. Tidak hanya itu, letusan juga disertai lontaran lava pijar dan awan panas yang bergerak ke arah barat dan barat laut.

Saat ini, Gunung Lewotobi Laki-Laki berada pada status Level IV Awas, status tertinggi yang dikeluarkan oleh pihak berwenang. Hal ini menunjukkan bahwa potensi bahaya erupsi masih sangat tinggi dan warga diminta untuk tetap waspada.

BACA JUGA :  Penjualan Mobil Mei 2026: Toyota Masih Dominan, Geely Masuk 10 Besar dan BYD Tersingkir

Pihak berwenang juga merekomendasikan agar masyarakat dan wisatawan yang berada di sekitar kawasan gunung untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 7 km dari pusat erupsi. Selain itu, ada juga zona sektoral yang meliputi area 8 km ke arah barat daya dan barat laut yang harus dihindari.

Dalam pengungsian, Lois, salah seorang warga yang terdampak erupsi, mengungkapkan bahwa letusan pagi ini berlangsung cukup lama dengan kolom abu yang sangat tinggi.

“Terdengar suara gemuruh besar dan hujan abu vulkanis,” ungkapnya.

Sejumlah laporan menyebutkan hujan abu yang terjadi cukup tebal, memaksa masyarakat untuk menggunakan masker atau penutup hidung-mulut guna menghindari bahaya bagi sistem pernapasan.

Pihak berwenang juga mengingatkan akan potensi terjadinya banjir lahar hujan di sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki, terutama jika hujan deras terjadi. Banjir lahar bisa terjadi akibat meluapnya material vulkanik yang terbawa oleh air hujan, yang dapat menyebabkan kerusakan pada pemukiman dan infrastruktur di sekitarnya.

BACA JUGA :  Perlintasan KRL Tanpa Palang di Bojonggede Telan Korban

Pemerintah setempat dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau agar seluruh masyarakat yang tinggal di sekitar lereng gunung untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman, terutama jika mereka berada dalam radius yang direkomendasikan.

Selain itu, masyarakat yang terdampak hujan abu disarankan untuk tetap berada di dalam rumah dan menutup semua ventilasi agar abu tidak masuk. Jika harus keluar rumah, masyarakat diminta untuk mengenakan masker atau kain penutup hidung dan mulut.

Selain itu, pihak berwenang juga memperingatkan agar warga mewaspadai perubahan cuaca yang dapat meningkatkan ancaman bencana, terutama jika erupsi berlanjut dengan intensitas yang lebih tinggi.

Kondisi Gunung Lewotobi Laki-Laki yang masih dalam status Awas ini menuntut kewaspadaan tinggi dari semua pihak untuk mencegah jatuhnya korban lebih lanjut. Setiap perkembangan erupsi akan terus dipantau dan masyarakat diimbau untuk mengikuti informasi terbaru dari otoritas terkait.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================