
Plt Deputi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian LH, Sigit Reliantoro, dalam laporannya menjelaskan adanya dua pola pengelolaan sungai, yaitu pendekatan top down dan bottom up.
Pendekatan tersebut menunjukkan peningkatan rasa gotong royong secara konsisten. Kendati demikian, Sigit menekankan perlu juga melibatkan komunitas lokal sebagai mitra.
“Dari teman-teman Pertamina bersama komunitas, berhasil mengangkat sampah dari sungai dengan total berat sekitar 2,7 ton. Sungai itu penting untuk kehidupan,” kata Sigit.
Acara tersebut diakhiri dengan kegiatan pembersihan sampah Sungai Ciliwung di sekitar lokasi Prokasi bersama masyarakat serta komunitas yang peduli lingkungan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














