
BOGORTODAY.COM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, sejak Senin (11/11/2024) sore hingga malam, menyebabkan dua sungai besar yakni Citarum dan Cibeet meluap, mengakibatkan banjir di sejumlah kawasan.
128 rumah warga di Dusun Pangasinan, Desa Karangligar, terendam air dengan ketinggian bervariasi antara 30 hingga 120 sentimeter pada Selasa pagi (12/11/2024).
Banjir mulai merendam kawasan tersebut sejak Senin malam, ketika intensitas hujan yang sangat deras menyebabkan sungai Citarum dan Cibeet meluap. Mak Ipah, salah seorang warga, mengungkapkan bahwa air mulai masuk ke rumahnya pada malam hari dan terus meningkat.
“Meskipun saya sudah mengungsi ke rumah tetangga, tapi pagi ini rumah tetangga yang saya tempati juga sudah terendam,” kata Mak Ipah.
Sebagian besar warga di Dusun Pangasinan memilih untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman, mengingat ketinggian air yang terus meningkat.
Namun, beberapa warga lainnya masih memilih bertahan di rumah mereka karena ketinggian air yang dianggap masih aman dan mereka sudah terbiasa menghadapi banjir.
Ketinggian air yang terus meningkat membuat banyak warga yang semula bertahan akhirnya memutuskan untuk mengungsi.
Banjir ini menjadi tantangan besar bagi warga yang tinggal di daerah rawan banjir, terutama saat musim hujan tiba. Meskipun begitu, banyak warga yang sudah biasa menghadapi banjir tahunan ini dan memiliki persiapan untuk menghadapinya.
Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang terus memantau situasi dan melakukan koordinasi dengan perangkat desa setempat untuk memberikan bantuan kepada warga yang terdampak. Tim evakuasi dan logistik juga disiapkan untuk memastikan keselamatan dan kebutuhan dasar warga yang terisolasi akibat banjir.
Pemerintah daerah bersama dengan BPBD mengimbau masyarakat di daerah rawan banjir untuk selalu waspada, terutama menjelang puncak musim hujan. Warga diminta untuk memperhatikan perkembangan cuaca dan segera mengungsi jika ketinggian air semakin membahayakan.
Dengan intensitas hujan yang masih tinggi, pihak berwenang akan terus memonitor kondisi sungai dan memastikan tidak terjadi dampak yang lebih besar.
Pemerintah juga diharapkan dapat segera mengatasi masalah banjir yang sering terjadi di wilayah tersebut dengan melakukan normalisasi sungai dan peningkatan kapasitas drainase untuk mengurangi risiko banjir di masa depan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















