
“Innalillahi wa innailaihi rojiun. Kami turut berduka cita atas musibah yang terjadi. Kami berdoa semoga anak-anak kami bisa segera pulih,” tulis akun Instagram @insta_bumiayu, yang pertama kali melaporkan kejadian tersebut.
Kepala SMPN 2 Bumiayu mengimbau kepada seluruh siswa untuk lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan, mengingat cuaca buruk yang sering terjadi pada musim hujan.
“Kami mengingatkan agar semua siswa tetap berhati-hati, terutama saat kondisi cuaca buruk. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” ujar Kukuh Sarjono.
Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat dan pihak sekolah untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca saat kegiatan luar ruangan berlangsung, terlebih saat hujan deras dan petir, yang dapat meningkatkan risiko kejadian seperti ini.
Tragedi yang menimpa enam siswa SMPN 2 Bumiayu ini mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem, terutama saat musim hujan. Pihak sekolah dan keluarga korban berharap para siswa yang dirawat dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti sediakala.
Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih memperhatikan keselamatan di lingkungan sekolah, terutama saat kondisi cuaca buruk.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















