2 Tewas Tersambar Petir Saat Berteduh di Warung Kopi, Grobogan

BOGORTODAY.COM – Lima orang menjadi korban sambaran petir saat berteduh dari hujan di sebuah warung kopi di Desa Bago, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Rabu (14/11/2024) petang. Tragedi ini menyebabkan dua orang tewas, sementara tiga korban lainnya mengalami luka dan trauma.

Kapolsek Brati AKP Haryono menjelaskan, dua korban tewas dalam kejadian tersebut adalah Sunarno (49), pemilik warung, dan Bati (40), seorang pengunjung.

Sunarno yang bersama istrinya sedang bersiap untuk membuka warung kopi miliknya, sementara Bati berteduh bersama istri dan anaknya. Sebelum meninggal, kedua korban sempat dilarikan ke RSUD Sragen, namun nyawa mereka tidak tertolong.

Kejadian tragis ini bermula sekitar pukul 18.30 WIB, ketika hujan lebat mengguyur kawasan Desa Bago. Sunarno dan istrinya sedang bersiap membuka warung, sementara Bati bersama keluarga datang untuk berteduh dari hujan.

Ketika mereka berada di dalam warung, sebuah pohon besar setinggi sekitar 7 meter yang terletak di samping warung tiba-tiba tersambar petir, disertai suara gemuruh yang keras.

BACA JUGA :  8 Kebiasaan Sederhana yang Dapat Membantu Anak Tumbuh Lebih Cerdas dan Percaya Diri

“Petir menyambar pohon tersebut, dan warung juga terdampak,” kata Kapolsek Haryono. “Akibat sambaran petir itu, kelima orang yang ada di dalam warung langsung tersungkur ke tanah.”

Akibat sambaran petir, Sunarno dan Bati dinyatakan tewas. Sementara tiga orang lainnya, yakni istri Sunarno, istri Bati, dan anak Bati, mengalami luka-luka dan trauma akibat kejadian tersebut. Istri Sunarno yang masih sadar segera mencoba menolong anak Bati yang juga terkena dampak, namun dia mendapati suaminya sudah tidak bergerak dan langsung berteriak minta tolong.

Teriakan tersebut memicu warga setempat untuk segera datang ke lokasi dan memberikan pertolongan.

Mereka segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwenang dan membawa korban yang sudah tergeletak ke rumah sakit. Meski sempat dilarikan ke RSUD Sragen, kedua korban yang tewas, Sunarno dan Bati, dinyatakan meninggal dunia.

Pihak kepolisian segera melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian dan mencatat identitas serta kronologi peristiwa tersebut. Kapolsek Haryono menambahkan bahwa sambaran petir yang terjadi juga merusak sebagian bangunan warung kopi, yang menambah parahnya dampak kecelakaan tersebut.

BACA JUGA :  Ancaman Sunyi Gagal Ginjal di Usia Muda: Mengapa Cek Urine Setahun Sekali Itu Wajib?

Pihak kepolisian mengimbau warga untuk lebih berhati-hati saat berada di luar ruangan selama hujan lebat dan petir. Meskipun berteduh di dalam bangunan, sambaran petir masih bisa terjadi, terutama jika ada objek yang lebih tinggi, seperti pohon, di sekitar area tersebut.

Kejadian ini menjadi pengingat akan bahaya sambaran petir, yang sering kali datang secara tiba-tiba dan dapat menyebabkan kerusakan serius, bahkan kematian.

Kepolisian dan warga setempat berharap agar kejadian seperti ini tidak terulang, dan masyarakat lebih waspada terhadap cuaca buruk, terutama saat hujan lebat disertai petir.

Pihak kepolisian juga terus menyelidiki lebih lanjut terkait kejadian tersebut, dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan keselamatan warga di wilayah tersebut.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================